counter As Seen On TV - Free Download Books
Hot Best Seller

As Seen On TV

Availability: Ready to download

AKU INGIN JADI ORANG YANG KAMU INGAT SAAT GEMBIRA, BUKAN YANG KAMU HUBUNGI SAAT SEDANG KESEPIAN SAJA. Dear pembaca, Jujur saja, sekali ini, aku benar-benar bingung harus mulai bercerita dari mana dulu tentang novel ini. Apakah harus kumulai dari pengakuan pribadiku bahwa novel ini yang paling melibatkanku secara emosional dibanding karya-karya sebelumnya? Ataukah tentang ide AKU INGIN JADI ORANG YANG KAMU INGAT SAAT GEMBIRA, BUKAN YANG KAMU HUBUNGI SAAT SEDANG KESEPIAN SAJA. Dear pembaca, Jujur saja, sekali ini, aku benar-benar bingung harus mulai bercerita dari mana dulu tentang novel ini. Apakah harus kumulai dari pengakuan pribadiku bahwa novel ini yang paling melibatkanku secara emosional dibanding karya-karya sebelumnya? Ataukah tentang ide dasar ceritanya yang merupakan ketakutan terbesarku? Mungkin kamu familier dengan alur cerita novel ketiga belasku ini. Bisa jadi, aku malah mengingatkanmu pada seseorang di masa lalu atau malah yang kau kenal sampai sekarang. Kukatakan padamu, novel ini memang tentang dia. Tentang seseorang yang setengah mati ingin kamu benci—karena mungkin hanya dengan begitu kamu bisa berhenti peduli. Tentang dia yang teramat berarti sekaligus yang sering membuatmu menangis seorang diri. Jadi, apa keputusanmu? Apakah kamu siap berbagi tawa dan luka bersamaku sekarang? Aku tidak akan menjanjikan apa-apa lagi padamu... selain bahagia menanti di halaman akhir novel ini. Selamat jatuh cinta. CHRISTIAN SIMAMORA


Compare

AKU INGIN JADI ORANG YANG KAMU INGAT SAAT GEMBIRA, BUKAN YANG KAMU HUBUNGI SAAT SEDANG KESEPIAN SAJA. Dear pembaca, Jujur saja, sekali ini, aku benar-benar bingung harus mulai bercerita dari mana dulu tentang novel ini. Apakah harus kumulai dari pengakuan pribadiku bahwa novel ini yang paling melibatkanku secara emosional dibanding karya-karya sebelumnya? Ataukah tentang ide AKU INGIN JADI ORANG YANG KAMU INGAT SAAT GEMBIRA, BUKAN YANG KAMU HUBUNGI SAAT SEDANG KESEPIAN SAJA. Dear pembaca, Jujur saja, sekali ini, aku benar-benar bingung harus mulai bercerita dari mana dulu tentang novel ini. Apakah harus kumulai dari pengakuan pribadiku bahwa novel ini yang paling melibatkanku secara emosional dibanding karya-karya sebelumnya? Ataukah tentang ide dasar ceritanya yang merupakan ketakutan terbesarku? Mungkin kamu familier dengan alur cerita novel ketiga belasku ini. Bisa jadi, aku malah mengingatkanmu pada seseorang di masa lalu atau malah yang kau kenal sampai sekarang. Kukatakan padamu, novel ini memang tentang dia. Tentang seseorang yang setengah mati ingin kamu benci—karena mungkin hanya dengan begitu kamu bisa berhenti peduli. Tentang dia yang teramat berarti sekaligus yang sering membuatmu menangis seorang diri. Jadi, apa keputusanmu? Apakah kamu siap berbagi tawa dan luka bersamaku sekarang? Aku tidak akan menjanjikan apa-apa lagi padamu... selain bahagia menanti di halaman akhir novel ini. Selamat jatuh cinta. CHRISTIAN SIMAMORA

30 review for As Seen On TV

  1. 5 out of 5

    Christian

    Halo teman-teman cantikku, Terima kasih lho sampai sekarang masih setia mengikuti seri #jboyfriend ini. Aku janji selalu berusaha untuk nggak mengecewakan kalian. Kali ini, aku akan mengajak kalian berkenalan dengan JAVIER BUNGSU VIMANA. Yes, you read it right, he's a Vimana. But that's it. Aku nggak akan bilang apa-apa lagi selain membiarkan kalian akrab dan kenal satu sama lain. Dan syukur-syukur... jatuh cinta. Hasek! Mwa mwa, CHRISTIAN SIMAMORA Halo teman-teman cantikku, Terima kasih lho sampai sekarang masih setia mengikuti seri #jboyfriend ini. Aku janji selalu berusaha untuk nggak mengecewakan kalian. Kali ini, aku akan mengajak kalian berkenalan dengan JAVIER BUNGSU VIMANA. Yes, you read it right, he's a Vimana. But that's it. Aku nggak akan bilang apa-apa lagi selain membiarkan kalian akrab dan kenal satu sama lain. Dan syukur-syukur... jatuh cinta. Hasek! Mwa mwa, CHRISTIAN SIMAMORA

  2. 5 out of 5

    Riz

    DNF - No rating Semoga gua gak digebukin fans beratnya si abang Christian Simamora karena hal yg (sepertinya) ekstrim dan sangat minoritas ini hehehe *peace* *isinya curhat* Gua putuskan buat DNF baca ini dan gak ngasih rating. Hal yg gak wajar sebenarnya, karena biasanya kalo gua DNF berarti otomatis gua bakal ngasih rating terendah, yaitu 1 star, dan bukannya gak ada rating kayak gini (biasanya kalo gua gak ngasih rating itu bukan berarti artinya jelek). Alasan gua gak ngelanjutin baca ini karen DNF - No rating Semoga gua gak digebukin fans beratnya si abang Christian Simamora karena hal yg (sepertinya) ekstrim dan sangat minoritas ini hehehe *peace* *isinya curhat* Gua putuskan buat DNF baca ini dan gak ngasih rating. Hal yg gak wajar sebenarnya, karena biasanya kalo gua DNF berarti otomatis gua bakal ngasih rating terendah, yaitu 1 star, dan bukannya gak ada rating kayak gini (biasanya kalo gua gak ngasih rating itu bukan berarti artinya jelek). Alasan gua gak ngelanjutin baca ini karena yah jujurlah kalo gua kurang sreg sama gaya penulisan, plot, dan para karakternya. Gua udah berusaha sekuat tenaga buat ngelanjutin baca ini (apalagi ini buku gua nekad beli, padahal mahal harganya, sayang banget sebenarnya) tapi gagal mulu. Sempat pula ngelompat bacanya siapa tahu malah jd semangat baca kalo bagian tengah atau akhirnya menarik, eeh ternyata tetap gak berhasil juga. Jadi akhirnya gua menyerah.. maybe this is just not my cuppa, emang bukan buat pembaca macam gua ini. Nah, itulah kenapa gak gua kasih rating karena gua gak kelar baca ini murni karena bukan selera gua, dan bukan berarti jelek.

  3. 5 out of 5

    Sulis Peri Hutan

    read more http://www.kubikelromance.com/2015/05... Javier Bungsu Vimana bersahabat sejak kecil dengan Kendra Rey, mereka sudah mengenal luar dalam, tahu lembaran hitam masing-masing, bekerja bersama, Kendara menjadi manajer di kafe milik Javi, Tolstoy. Namun, ada satu hal yang tidak pernah diketahui Javi tentang Kendra, bahwa sahabatnya tersayang mencintainya diam-diam. Kendra tahu kalau Javi adalah seorang playboy, dia sering gonta ganti teman tidur yang biasa dia sebut sebagai Merlot Girl. Itul read more http://www.kubikelromance.com/2015/05... Javier Bungsu Vimana bersahabat sejak kecil dengan Kendra Rey, mereka sudah mengenal luar dalam, tahu lembaran hitam masing-masing, bekerja bersama, Kendara menjadi manajer di kafe milik Javi, Tolstoy. Namun, ada satu hal yang tidak pernah diketahui Javi tentang Kendra, bahwa sahabatnya tersayang mencintainya diam-diam. Kendra tahu kalau Javi adalah seorang playboy, dia sering gonta ganti teman tidur yang biasa dia sebut sebagai Merlot Girl. Itulah salah satu alasan kenapa Kendra tidak kunjung mengatakan perasaanya, dan Kendra tahu kalau Javi tidak memiliki perasaan seperti halnya Kendra. Tapi posisi sebagai satu-satunya lawan jenis yang bisa bertahan lama di sisi Javi cukup membuat Kendra bahagia. Di sisi lain, tidak pernah terbersit sekali pun Javi akan menjadikan Kendra pasangan, dia tidak ingin kehilangan sahabat satu-satunya, tidak ingin merusak hubungan mereka. Laura, sahabat Kendra punya rencana untuk mengetahui apakah benar Javi tidak punya perasaan terhadap Kendra, dia pun mengundang Kendra dan Javi menginap di villa dengan dalih merayakan pertunangannya dengan Mario. Laura membuat sebuah permainan, truth or dare. Ketika Javi mendapatkan giliran dia memilih truth. Mario bertanya apakah Javi pernah terpikir untuk melakukan having sex dengan Kendra? Jawaban Javi sangat membuat Kendra sakit hati, sebegitu jelekkah dia? Bahkan untuk seorang Javi yang tidak pernah memilih-milih jenis cewek pun nggak mau sama dia? Sejak itu Kendra sadar kalau Javi positif tidak memiliki perasaan padanya dan dia memilih untuk move on, pelan-pelan menghindar dari Javi, menjauh agar bisa melupakan Javi, dan memulai hidup baru. Tentu Javi merasakan Kendra menjauh darinya dan dia tidak terima, tapi keputusan Kendra tidak bisa diubah, dengan terpaksa dia melepas Kendra dari Tolstoy hanya saja dia tidak ingin Kendra benar-benar pergi dari hidupnya. Lalu ketika Javi meminta Kendra menemaninya bertemu dengan Komunitas Shylock Indonesia, tanpa Javi duga malah akan membuat hubungannya dengan Kendra merengang. Di acara tersebut ada salah satu anggota tertarik pada Kendra, Orion Santosa, pemuda sukses dan sangat tampan. Dengan terang-terangan Orion mendekati Kendra dan membuat Javi ekbakaran jenggot. Dia tidak ingin Kendra mempunyai hubungan dengan Orion karena Orion tidak jauh berbeda dengan dirinya, dia seorang playboy. Namun Kendra berpikir lain, dengan Orion lah dia bisa membuka lembaran baru. Apakah benar? Apanya yang 'selamat' dari selamat tinggal? Cowok player itu seperti sepatu kekecilan satu nomor. Sekeren apa pun kelihatannya, tetap nggak akan cocok buatmu. "Come with me, where dreams are born, and time is never planned. Just think of happy things, and your heart will fly on wings." Seperti biasa, tulisan Christian Simamora selalu membuat hati senang dan mood kembali menjadi lebih baik, bacaan ringan yang menghibur, benar-benar pelepas stress. Jangan terlalu memikirkan gaya bahasanya yang kadang lebay, justru bagi saya malah lucu. Tapi tenang saja, di buku ini kadar bahasa yang sulit dimengerti cukup sedikit kok daripada sebelumnya :D. Dari segi cerita sebenarnya As Seen On TV ini nggak jauh berbeda dengan Pillow Talk yaitu tentang sahabat jadi cinta, hanya saja posisinya yang dibalik, sekarang gantian si cewek yang diam-diam suka sama sahabatnya. Bukan Christian Simamora namanya kalau nggak membuat cerita mainstream menjadi beda. Konsep ceritanya adalah ada sebuah serial televisi berjudul Siang Jadi Kenangan, Malam Jadi Impian yang dibuat oleh Sarah (baca: All You Can Eat), cerita tersebut terinspirasi dari kisah nyata, yang tak lain tak bukan tokohnya beneran ada yaitu masih ada hubungan saudara dengan suaminya. Nah dalam live tweet sang tokoh utama ini diminta menceritakan kisah nyatanya, lalu bergulirlah kisah Javi dan Kendra. Selain konsepnya yang unik, saya menyukai beberapa informasi yang diberikan bang Ino, seperti profesi OOAK (one of a kind) doll, komunitas mobil mahal dan hobi Orion yang cukup nyleneh, yaitu bercocok tanam XD. Tak lupa juga penulis menyisipkan dongeng Peter Pan sebagai pelengkap cerita. walau kelihatannya terlalu banyak informasi tapi tetap berhubungan dengan cerita kok, nggak keluar jalur dan bisa diterima. Untuk karakternya sendiri, tentu saja Javi masuk cowok #hawtlist :p, ngak jauh berbeda dengan karakter di buku-buku sebelumnya, cowok cakep playboy tapi begitu menemukan pasangannya dia benar-benar tunduk. Kendra sendiri karakternya cukup kuat, nggak menye-menye, begitu tahu sahabatnya nggak ada perasaan dia memutuskan pergi meninggalkan dan mencoba bangkit dengan memulai hidup baru, yang cukup susah karena Javi malah gencar mendekatinya :D. Oh ya, ada bagian yang membuat saya terpingkal-pingkal, agak kejam sebenarnya yaitu pas bagian Orion ditabrak cabe-cabean, sumpah ngakak parah =)) Well, untuk penggemar tulisannya Christian Simamora tentu saja tidak tidak boleh melewatkan yang satu ini. Pun dengan pecinta romantic comedy. Adegan dewasanya nggak terlalu banyak kok, saya kasih tiga kipas deh :D 4 sayap untuk keluarga Vimana, pengen deh ada cerita dari keluarga Vimana yang lain :p

  4. 5 out of 5

    Pauline Destinugrainy

    #JBoyfriend is back!! Kali ini kita akan bertemu dengan Javier Bungsu Vimana? Familiar dengan nama Vimana? Keingat sama Jandro di All You Can Eat? Iya… Javi masih saudaraan dengan Jandro. Penasaran dengan kisah Javi? Kali ini Javi sendiri akan bercerita tentang kisah cintanya yang menginspirasi sebuah sinetron di televisi. Javi bersahabat dengan Kendra sejak mereka masih kecil. Saking dekatnya mereka, Kendra tahu kebiasaan Javi yang seorang player. Beberapa kali Javi menceritakan mengenai gadis ya #JBoyfriend is back!! Kali ini kita akan bertemu dengan Javier Bungsu Vimana? Familiar dengan nama Vimana? Keingat sama Jandro di All You Can Eat? Iya… Javi masih saudaraan dengan Jandro. Penasaran dengan kisah Javi? Kali ini Javi sendiri akan bercerita tentang kisah cintanya yang menginspirasi sebuah sinetron di televisi. Javi bersahabat dengan Kendra sejak mereka masih kecil. Saking dekatnya mereka, Kendra tahu kebiasaan Javi yang seorang player. Beberapa kali Javi menceritakan mengenai gadis yang tidur bersamanya semalam, tidak jarang juga Kendra mendapatinya langsung saat dia datang ke rumah Javi untuk membangunkannya. Meski paham dengan kelakuan sahabatnya dan tidak ingin disamakan dengan Gadis Merlot (istilah Kendra untuk teman tidurnya Javi), jauh di dalam hati Kendra dia tetap menyimpan perasaannya pada Javi. Satu-satunya orang yang tahu perasaannya itu adalah Laura, sahabatnya. Hingga suatu hari, Laura dan Mario (tunangannya) berinsiatif untuk membuat Javi mengungkapkan perasaannya pada Kendra. Pada acara selebrasi pertunangan Laura dan Mario di Puncak, mereka berempat bermain truth or dare. Ketika Javi ditanya apakah pernah dia terpikir untuk having sex dengan Kendra, Javi malah menjawab bahwa Kendra baginya itu undesireable. Pernyataan yang membuat Kendra sakit hati. Javi yang dia kenal tidak pernah pilih-pilih wanita yang akan ditidurinya ternyata menilai dirinya sebegitu rendahnya. Kejadian di puncak menjadi titik balik hubungan antara Kendra dan Javi. Kendra yang selama ini menjadi manajer di Kafe Tolstoy milik Javi, memilih untuk mengundurkan diri dan menjauh dari kehidupan Javi. Javi merasa kehilangan. Berbagai cara dia lakukan untuk membujuk Kendra, tapi Kendra sudah membulatkan tekadnya. Hanya saja pertahanan Kendra tidak sekuat yang dia bayangkan. Ciuman Javi membuatnya hampir luluh. Tetapi kemudian permintaan maaf dari Javi atas ciuman itu kembali menyadarkan Kendra, bahwa di mata Javi dirinya tidak akan pernah lebih dari sahabat. Kendra berusaha move on, sampai akhirnya dia mempunyai pacar bernama Orion. Sosok yang sempurna itu tetap saja tidak bisa menggantikan Javi di hati Kendra. Membayangkan hidup tanpamu ternyata jauh lebih menakutkan ketimbang patah hati Persahabatan antara pria dan wanita dewasa, apalagi yang dimulai sejak masa kecil, tidak mungkin tidak diwarnai dengan perasaan cinta. Minimal saling suka. Teori ini bisa kamu bantah, tapi di buku As Seen On TV (ASOT) itulah fakta yang menjadi benang merahnya. Javi dan Kendra malah sama-sama menyadari bahwa mereka tidak bisa hidup terpisahkan ketika keduanya membuat jarak. Klise memang, tapi seperti biasa Chrismor membuktikan kepiawaiannya merangkai kisah ini dengan apik. Soal karakter tokoh utamanya, Javi memang seorang player. Tapi dia tidak bisa juga disalahkan ketika dia membuat Kendra sakit hati. Nggak ada manusia yang bisa membaca pikiran kan? Lagian dalam kondisi bersahabat, wajar jika Javi tidak ingin kehilangan sahabatnya. Apalagi mengingat latar belakang keluarganya yang tidak begitu pro pada dirinya. Hanya Kendra yang bisa memahami dirinya, dan dia tidak ingin kehilangan Kendra karena ketidak setiaan dirinya pada wanita. Sebaliknya, Kendra yang beberapa kali memberikan tanda-tanda (yang nggak juga ditangkap sama Javi) memilih untuk tidak jujur sepenuhnya pada Javi. Sayangnya, ketidak jujuran Kendra bukan hanya pada Javi, tapi juga pada Orion pacarnya. Poor Orion. Puncaknya ketika Kendra malah dengan sadar memilih tidur bersama Javi di saat dirinya sudah berjanji untuk jujur dan terbuka dengan Orion. Duh…segitu desperate-nya Kendra untuk menjadi bagian dari hidup Javi. Seperti pada beberapa buku #JBoyfriend sebelumnya, buku ini juga ada bonus paper doll-nya. Tapi kok Javi gambarnya sekilas mirip sama Hugh Jackman di X-man sih?? *ga rela*. Eh, tapi saya juga jadi suka sama lagu-lagunya Jason Chen yang disenangi sama Javi, dan jadi pengen baca buku Orange are not the only fruit -nya Jeanette Winterson yang dibaca sama Kendra. Setelah mengikuti semua kisah para #JBoyfriend dan sampai pada novel satu ini, saya boleh dong bilang kalau Chrismor makin “berani” menuliskan adegan khusus dewasa di dalam buku ini. Bahkan boleh deh ASOT ini masuk kategori buku kipas. Membaca adegan hot-nya serasa membaca hisrom ala Johanna Lindsey dkk. Untungnya ada label Novel Dewasa di sampul buku ini. So..pastikan kamu cukup umur sebelum membaca buku ini.

  5. 4 out of 5

    Alya N

    Gue sayang banget sama buku ini karena ceritanya yang terasa hangat dan nyata banget *ceileeeeh. Dilihat dari segi nama karakter aja udah kerasa banget kesan classy-nya, Kendra Rey dan Javier Vimana. Belum lagi penokohan yang dibuat secara 'membumi', jadi bisa merasuk dg cepat ke jiwa pembaca. Apalagi Kendra. She's just like a human though normally. Dia sama seperti gadis-gadis di luaran sono. Kendra yang masih virgin, Kendra yang nggak bisa nyetir mobil, Kendra yang nggak punya mobil, sampai Ken Gue sayang banget sama buku ini karena ceritanya yang terasa hangat dan nyata banget *ceileeeeh. Dilihat dari segi nama karakter aja udah kerasa banget kesan classy-nya, Kendra Rey dan Javier Vimana. Belum lagi penokohan yang dibuat secara 'membumi', jadi bisa merasuk dg cepat ke jiwa pembaca. Apalagi Kendra. She's just like a human though normally. Dia sama seperti gadis-gadis di luaran sono. Kendra yang masih virgin, Kendra yang nggak bisa nyetir mobil, Kendra yang nggak punya mobil, sampai Kendra yang diam-diam jatuh cinta sama sahabatnya sendiri. Manusiawi banget kan :))) Kalo soal gaya menulis, diksi, dan blahblahblah-nya itu ya udah lah ya,nggak perlu dibahas lagi. Christian Simamora juara banget meramu suatu novel yang walaupun tebalnya tembus sampe 400 halaman lebih tanpa ada rasa bosan ketika kita ngebacanya. Kalau karakter cowo serial #JBoyFriend favorit gue jatuh pada Jandro (All You Can Eat), maka karakter cewenya gue berikan pada Kendra Rey dari As Seen on TV ini. Yeeey, take a bow! Walaupun novel ini mengangkat tema yang notabenenya udah pasaran: friendzone , friend-to-love , tapi percayalah, itu nggak mengurangi sedikit pun esensi asik dari novel ini untuk dibaca. Sangat layak untuk dinikmati :)

  6. 5 out of 5

    Aya Murning

    Great job untuk Bang Ino yang lagi-lagi berhasil membawa saya terhanyut dalam dilema hidup Javi-Kendra-Orion-Nia. Kalau ada yang bilang ini soal cinta segitiga, salah deh kayaknya. Yang benar justru segiempat menurut saya. Isi ceritanya nggak melulu soal deskripsi ketertarikan fisik dan seksual dari Javi dan Ken, tetapi beberapa surprise juga diselipkan dan konflik yang cukup alot. Pokoknya nggak jauh-jauh dari empat orang di atas itu. Untuk baca review selengkapnya dari saya, silakan baca di sin Great job untuk Bang Ino yang lagi-lagi berhasil membawa saya terhanyut dalam dilema hidup Javi-Kendra-Orion-Nia. Kalau ada yang bilang ini soal cinta segitiga, salah deh kayaknya. Yang benar justru segiempat menurut saya. Isi ceritanya nggak melulu soal deskripsi ketertarikan fisik dan seksual dari Javi dan Ken, tetapi beberapa surprise juga diselipkan dan konflik yang cukup alot. Pokoknya nggak jauh-jauh dari empat orang di atas itu. Untuk baca review selengkapnya dari saya, silakan baca di sini https://murniaya.wordpress.com/2015/1...

  7. 4 out of 5

    lisa elita

    Buku ini asyik banget. Ngingetin aku ama masa remajaku. Jatuh cinta ama sahabat itu gak gampang lho. Karena kita juga takut bakal kehilangan sohib kita. Jd deg deg an slama baca buku ini.....

  8. 4 out of 5

    Yustie Amanda

    Pilihan yg cukup tepat buat menuhin target reading challange 2018 gue yg sisa dua buku krn buku ini walopun setebal 484 halaman tapi tetep baca kilat karena ceritanya ringan dan gak perlu mikir heheheh. Bercerita tentang cowok cewek yg sahabatan dimana si ceweknya ternyata diem2 suka dan cowoknya gak peka sampe harus disadarkan dgn berbagai konflik dulu. Untungnya tidak bikin boring kayak pillow talk yg sama2 bestfriend to relationship.. Every quoted that writer put on the first sub is a charact Pilihan yg cukup tepat buat menuhin target reading challange 2018 gue yg sisa dua buku krn buku ini walopun setebal 484 halaman tapi tetep baca kilat karena ceritanya ringan dan gak perlu mikir heheheh. Bercerita tentang cowok cewek yg sahabatan dimana si ceweknya ternyata diem2 suka dan cowoknya gak peka sampe harus disadarkan dgn berbagai konflik dulu. Untungnya tidak bikin boring kayak pillow talk yg sama2 bestfriend to relationship.. Every quoted that writer put on the first sub is a characters of his book and i like it! Di sini gue jg belajar banyak jenis alkohol, kue, dan jenis baju cewek wkwkwk.. Kendra sama Javi, namanya unik. Btw JBoyfriend satu ini belum mengalahkan pesona Jethro Liem di Good Fight hehehe. Malah gue suka sama karakter cowok kedua, si Orion yg idaman bgt wkwkw, tp menjelang akhir pas sama Niagara agak hmm naon sih kok tiba2 nerima aja si Orion? Padahal gue rela kok Kendra sama Orion tapi gak mungkin ya soalnya kan ini Jboyfriend wkwkwk Iya tau, ini bukan review tp cuma sekelibet pikiran yg muncul setelah menghabiskan buku ini sampe di belakangnya ada kuis. Gue Lurah #JBOYFRIENDLAND btw, hehehe maaf yg bang gue belum baca semua buku lo nih hehehe Oiyaaa, sedikit mau protes di halaman 49. There is a contradiction. Di awal dibilang tasnya si Kendra ini gede, isinya salah satunya tumblr, tp pas mau jalan2 ke villa malah beli air minum dua botol, tumblrnya gak diisi bu? Oh mungkin minuman berasa, husnudzon aja deh gue wkwkwk. Yaampun, gini doang gue nyinyirin, ampun! Btw, 3.5 bintang for this book but i border it to 4 stars because i was glad that tinggal satu buku lagi yg harus gue baca buat komplitin reading challenge!! Heheheh

  9. 5 out of 5

    Orinthia Lee

    Gaya nulisnya Bang Ino bikin bacanya enak jadi pas bagian yang bikin meh aku bisa tetep lanjut baca sampe selesai hehe.

  10. 5 out of 5

    Rendi Febrian

    Jadi... inti ceritanya soal sahabat jadi cinta. Did I like it? Yes. But, somehow... this story make me so boring. Tapi, hehehe, hanya butuh waktu lima jam untuk menghabiskan novel ini. Well, lebih dari lima jam deh kayaknya. Gue baca novel ini pas di kantor, dan pas lagi ngadirin meeting nggak penting sama--kenapa gue malah ngomongin hal itu, ya? Gue kan mau nge-review! So, di buku abang Christian Simamora yang ketiga belas ini kita akan bertemu dengan Javier--yang selalu membuat mulut gue kepele Jadi... inti ceritanya soal sahabat jadi cinta. Did I like it? Yes. But, somehow... this story make me so boring. Tapi, hehehe, hanya butuh waktu lima jam untuk menghabiskan novel ini. Well, lebih dari lima jam deh kayaknya. Gue baca novel ini pas di kantor, dan pas lagi ngadirin meeting nggak penting sama--kenapa gue malah ngomongin hal itu, ya? Gue kan mau nge-review! So, di buku abang Christian Simamora yang ketiga belas ini kita akan bertemu dengan Javier--yang selalu membuat mulut gue kepeleset pengen panggil dia Kaviar--dan juga Kendra Rey. Mereka sudah sahabatan dari kecil. Di antara kedua orang itu, salah satunya jatuh cinta. Yah, siapa lagi kalau bukan cewek-nya! Helllloowww! Cewek kan mudah jatuh cinta sama sahabat cowoknya sendiri. Kecuali sahabatnya gay. Lalu cerita mulai mengalir. Seperti air sungai. Dan di setiap cerita selalu ada shit-nya kayak di sungai juga. Gue menahan kesal setengah mati sama Javi yang nggak mengerti perasaan Kendra yang begitu rapuh. Gue selalu benci cowok seperti ini, karena gue adalah salah satu manusia yang berhati rapuh juga--mati aja ngana! Tapi, meskipun sudah dikecewakan, Kendra memaafkan. Yeah, love is stupid and people live among that things. Dan setelah Javi merasakan kupu-kupu mengepak di dalam perutnya--jangan tanya gue kenapa kupu-kupu bisa ada di perut cowok itu!--Javi tetep keukeuh untuk menghilangkan pikiran erotis soal sahabat ceweknya itu. Dengan alasan mereka itu sahabat. Sahabat. Sahabat. Sahabat. (Sengaja diulang biar kayak sinetron!) Yeah, sounds so cliche, baby bitch! Lo cowok, mudah horny adalah salah satu sifat alami lo! Terima aja! Dan gue makin kesal sama Javi ketika dia make a move ke Kendra lalu dia menghentikan hal itu secara tiba-tiba. I mean, lo bayangin aja lo lagi makan es krim Magnum dan es krim Magnumnya dengan jahat malah menjatuhkan dirinya ke tanah bukan ke dalam mulut lo. KENTANG BIATCH!!! KENTANG!!! Dan pas Kendra mengkonfrontasi--cemewew banget bahasa gue--soal hal itu, Javi makin Brengsek. With capital B. Oh, Lord! Jangan sampai engkau mempertemukan hamba dengan jenis cowok kayak gini. Ambo tak siap hati ambo yg rapuh ini disakiti. #mati Yang buat gue kesal lainnya, Kendra memaafkan lagi. Dan Javi seakan nggak sadar perkataan kejam apa yang sudah dia lontarkan ke cewek itu. Nggak ada maaf nggak ada Unyil, dia udah sok ikrib bingit nyapa-nyapa Kendra di WhatsApp. Lalu semua cerita menjadi sangat menyebalkan. Sama-sama suka. Yg satu meredam diri, yg satu berharap. Harapan dikasih, pemberi harapan berhenti. Pemberi harapan mendekati lagi, yg berharap menjadi bodoh lagi. OH MY GOD STRAIGHT PEOPLE!!! Seboring dan se-annoying itukah kisah cinta di kalangan kalian? Pantesan aja banyak banget meme-meme komik soal hal beginian. Jadi straight memang ribet. Pokoknya banyak yang buat gue kesal. Selama gue membaca buku ini mata gue melotot kayak di film Dendam Mak Lampir. Geregetan banget sama dua orang itu. Sangat geregetan!!! Now Playing: Sherina - Geregetan. Hanya saja, meskipun gue kesal, gue juga mendesah-desah bahagia. Ikutan sedih. Ikutan galau. Karena gue sedang dalam proses Move On yang masih 20 persen. Kenapa Move On nggak segampang ngapalin lirik lagu Indonesia Raya sih, ya Allah? Atau agak dipersulit dikit deh, kayak ngapalin lirik Anconda-nya Nicki Minaj. Yasuwd, hidup ini memang berat. Nggak akan pernah semulus paha-paha AKB48. Kenapa gue ngasih lima bintang? HELLOWWW!!! Ini yang nulis adalah penulis favorit gue. Semua kata bitchy yang dia lontarkan di novelnya selalu buat gue ketawa ngakak. Dan segala jenis perasaan lainnya. Seharusnya novel-novel itu kayak begini. Tegas dan bitchy. Bukannya mendayu-dayu. Lo mau buat novel apa obat tidur dalam bentuk tulisan, hmmm? Eh, biarin deh. Kan banyak juga manusia yang suka sama cerita yg mendayu-dayu. Sadly, not me! I am a bitchy person. Suka cerita yg bertema perebut suami orang dan binal-binal ria. JENG JENG!!! Ending-nya memang nggak memuaskan untuk gue. Tapi, buat apa juga ending yang memuaskan kalau kedua karakternya masih muda dan siapa tau masih punya kisah lagi. Kecuali karakternya sudah tua kayak di The Notebook, mau metong gue nggak peduli. So, abang Ino yang cakep dan jelita--mati suri!--keep writing ya dengan ke khasanmu itu. Being bitchy is really good, right? Untuk novel abang yg ketiga belas ini, abang tetep atau masih jadi penulis Indonesia favorit gue. Love your work and tetep nunggu novel-novel yang selanjutnya. <---- Nulis kayak gitu karena nggak begitu tau gimana nulisnya dalam bentuk bahasa Inggris. Ambo kan bukan org States!!! Oh, satu lagi dong bang Ino, titip salam buat Orion ya. Kasih tau Nia, ada gay yang mau ngerebut cowoknya! *ketawa-cantik Babay!

  11. 4 out of 5

    Yovano N.

    Review on my blog: http://kandangbaca.blogspot.com/2015/... Alkisah, ada sebuah sinetron Indonesia yang memiliki konsep seperti drama Korea, direncanakan hanya 26 episode saja. Judul sinetronnya, agak-agak bikin ngakak nih, “Siang Jadi Kenangan Malam Jadi Impian” atau biasa disingkat SJKMJI. Anak-anak sekolah minggu jaman dulu pasti tahu banget kalau kalimat “siang jadi kenangan, malam jadi impian” adalah potongan lirik yang sering banget dinyanyikan di sekolah minggu (entah apa yang ada di benak Review on my blog: http://kandangbaca.blogspot.com/2015/... Alkisah, ada sebuah sinetron Indonesia yang memiliki konsep seperti drama Korea, direncanakan hanya 26 episode saja. Judul sinetronnya, agak-agak bikin ngakak nih, “Siang Jadi Kenangan Malam Jadi Impian” atau biasa disingkat SJKMJI. Anak-anak sekolah minggu jaman dulu pasti tahu banget kalau kalimat “siang jadi kenangan, malam jadi impian” adalah potongan lirik yang sering banget dinyanyikan di sekolah minggu (entah apa yang ada di benak Bang Ino sewaktu memutuskan menjadikannya sebagai judul sinetron. LOL). Masih ingat Sarah, tokoh utama di All You Can Eat? Nah, si Sarah ini yang menulis naskah sinetron tersebut. Anyway, menjelang episode terakhir SJKMJI, sinetron tersebut menjadi trending topic di twitter. Orang-orang penasaran bagaimana akhir ceritanya. Menurut rumor yang beredar, sinetron SJKMJI diangkat dari kisah nyata. Setelah dikonfirmasi, Sarah nyebut bahwa SJKMJ memang dari kisah nyata. Dalam rangka menyambut episode terakhir SJKMJI, admin akun twitter National Riches Magazine (@NationalRiches) berhasil membujuk Javier Vimana (@jbvimana), tokoh nyata yang kisah hidupnya diangkat menjadi sinetron, untuk melakukan wawancara live. Dan ketika Javier mulai bercerita di twitter, kisah di novel ini pun dimulai. Itulah mengapa judul novel ini As Seen On TV. Kisah yang kita baca di novel ini adalah kisah nyata seperti yang ditonton orang-orang di sinetron Siang Jadi Kenangan Malam Jadi Impian. (Ngakak lagi deh baca judulnya). :)) Kisah novel ini cukup klise, yaitu sahabat jadi cinta. Dan seperti biasa, Bang Ino sukses mengolah tema-tema klise menjadi cerita yang menyenangkan untuk diikuti. Kendra dan Javier adalah sahabat dekat. Saking dekatnya, Kendra tahu kebiasaan Javi yang suka melakukan one night stand dengan banyak perempuan dan merasa fine-fine aja dengan kebiasaan temannya itu. Javi pun cukup terbuka terhadap Kendra, ia tak merasa risih untuk menceritakan pengalaman-pengalaman cintanya dengan berbagai wanita terhadap Kendra. Yang Javi tidak tahu, Kendra sebenarnya sudah lama menyimpan perasaan lebih dari sekadar sahabat terhadap Javi. Awalnya persahabatan Kendra dan Javi berjalan mulus-mulus saja. Kemudian terjadilah sebuah peristiwa yang membuat Kendra benar-benar patah hati terhadap Javi. Persahabatan keduanya pun berada di ambang kehancuran. Apa gerangan yang telah dilakukan Javi, yang sukses membuat Kendra mengalami patah hati parah? Baca sendiri novelnya ya. ;) *** Saya ingin berterima kasih kepada Santa yang dengan baik hati telah memberi saya novel ini. Jujur, saya sangat menyukai ceritanya. Saya memang selalu menyukai karya-karya Christian Simamora (Bang Ino). Dibandingkan dengan dua buku sebelumnya (Guilty Pleasure dan Come on Over), saya lebih menyukai buku ini. As Seen On TV mengingatkan saya pada Pillow Talk (juga karya Bang Ino), bedanya, yang menjadi ‘player’ di sini adalah tokoh laki-laki, yaitu Javi. Saya suka chemistry antara Kendra dan Javi. Persahabatan keduanya terasa manis. Saya bahkan ikut merasakan patah hati seperti yang dirasakan oleh Kendra. Memang, kalau cinta itu ya harus diungkapkan, jangan disimpan dalam hati saja. Kendra memang beberapa kali memberi sinyal kepada Javi, namun sinyal saja terkadang memang tidak cukup, apalagi kalau orang yang disukai itu tidak peka. #bukancurhat #okedehcurhatdikit Seperti karya-karya Bang Ino sebelumnya, novel ini pun diberi label “novel dewasa”, jadi jangan kaget bila pembaca mendapati cukup banyak adegan panas di novel ini. Pembaca yang belum cukup umur harap mencari bacaan lain. Tapi, kalau memang kurang nyaman dengan adegan kipas, bisa juga kok men-skip adegan-adegan tersebut. Nggak akan rugi melewatkan adegan panasnya, karena ceritanya sendiri memang menarik untuk diikuti, alur ceritanya juga mengalir, ditambah gaya bercerita yang membuat betah. Meski menyukai gaya bercerita dalam novel ini, saya merasa sedikit kurang puas karena konflik ceritanya yang kurang tajam. Alur ceritanya juga cukup klise, sehingga, yah, mau tidak mau saya agak jenuh juga. Namun saya tetap mengapresiasi penulis yang selalu mampu mengolah tema-tema pasaran menjadi cerita yang asyik untuk diikuti hingga halaman terakhir. Saya selalu menanti karya Bang Ino selanjutnya. Gaya bercerita adalah faktor utama yang membuat saya rela membeli karya-karyanya. Eh, khusus yang ini, saya dikasih sama Santa deng, jadi lumayan berhemat. Hehehe.

  12. 4 out of 5

    Dhyn Hanarun

    "Cowok itu selalu jadi bagian penting dalam hidup Kendra. Makanya, selama menulis surat resign itu, air matanya tidak berhenti keluar. Malah, sesekali dia harus berhenti untuk beberapa saat sampai dia bisa menguasai dirinya kembali. Cewek itu merasa seperti sedang menulis surat putus untuk pacar yang sudah bersamanya selama bertahun-tahun." – halaman 107 Kendra ‘Ken’ Rey dan Javier ‘Javi’ Bungsu Vimana saling mengenal dari kecil dan bersahabat dekat. Javi membuka sebuah kafe bernama Tolstoy di se "Cowok itu selalu jadi bagian penting dalam hidup Kendra. Makanya, selama menulis surat resign itu, air matanya tidak berhenti keluar. Malah, sesekali dia harus berhenti untuk beberapa saat sampai dia bisa menguasai dirinya kembali. Cewek itu merasa seperti sedang menulis surat putus untuk pacar yang sudah bersamanya selama bertahun-tahun." – halaman 107 Kendra ‘Ken’ Rey dan Javier ‘Javi’ Bungsu Vimana saling mengenal dari kecil dan bersahabat dekat. Javi membuka sebuah kafe bernama Tolstoy di sebuah mall dan Ken dipercaya untuk menjadi operational manager. Mereka sering melewatkan waktu senggang di sana dengan menonton film Peter Pan. Di rumah Javi, mereka menjadi ‘orangtua’ untuk sepasang anjing. Diam-diam, Ken jatuh cinta dengan Javi yang dikenal sebagai playboy. Javi lebih suka melakukan one night stand dan tidak terlalu pilih-pilih teman kencan. Walaupun begitu Ken selalu berharap Javi sebenarnya merasakan hal yang sama dengannya. Teman mereka, Laura Winarno dan Mario Hardiansyah, baru saja bertunangan. Mereka berempat pergi dan menginap di sebuah vila untuk merayakannya. Laura mengadakan permainan truth or dare untuk membantu Ken mengetahui perasaan Javi kepadanya. Javi ternyata hanya menganggap Ken sebagai teman. Dia bahkan mengungkapkan dirinya tidak tertarik secara seksual terhadap Ken. Itu membuat Ken patah hati dan membuat berbagai perubahan drastis. Ken mengundurkan diri dari Tolstoy dengan alasan ingin menekuni bisnis bonekanya, dia mengecat rambutnya dengan warna pink, dan mengenakan dandanan yang berbeda. Javi tergabung dalam Komunitas Shylock Indonesia. Saat ada acara konvoi ke Bandung, Javi mengajak serta Ken. Di sana Ken berkenalan dengan Orion Sentosa dan temannya, Niagara. Orion sangat tertarik dengan Ken. Ken tak ragu menerima perhatian Orion. Javi merasa kesal karena tidak hanya lelaki itu sama playboy-nya dengannya, dia mulai merasakan sesuatu yang lebih untuk Ken. Segala perubahan Ken yang dia benci malah memperlihatkan sisi wanita yang selama ini tak terperhatikan olehnya. --- As Seen On TV is the best #JBoyfriend novel EVER! Novel yang satu ini punya plot yang lebih rapi, naik turunnya cerita lebih terasa, gaya bahasanya lebih formal, perkembangan karakter kedua tokoh utama lebih terlihat dan masalah percintaan lebih diutamakan. Ini sangat berbeda dan cukup mengejutkan buatku. Setiap membaca 100 halaman, aku mencoba mencari ‘kelemahan’ yang selalu aku keluhkan di setiap review novel #JBoyfriend yang aku baca. Tidak ada yang bisa aku temukan karena cerita tidak berputar-putar ke hubungan kedua tokoh utama terlalu lama, konflik utamanya tidak tiba-tiba muncul di 150 halaman terakhir, bagian yang bikin ‘kipas-kipas’-nya tidak menjadi ‘bumbu’ semata, bahkan tidak ada typo! Rasanya penulis ‘mendengar dan menjawab’ semua kritikanku. Aku seneng sekaligus terharu. Nggak sia-sia mengikuti seri ini :’) Baca review selengkapnya di sini -- http://dhynhanarun.blogspot.com/2014/...

  13. 4 out of 5

    Tata

    Yep..this is another 'bestfriend turn into lover' story. I still love this kind of book. Kayak ceritanya Jo ama Emi di Pillow Talk-nya bang Christian juga, cuma kebalikannya. Di sini heroine-nya, si Kendra, unexperience dalam hal cowok and relationship. Nah hero-nya, si Javier, malah practically man-whore gitu. Makanya ga terlalu suka di early reading buku ini. Banyak makan atinya. Soalnya Kendra miserable banget di awal dengan one-sided love-nya. Jadi bawaannya pengen nabok Javi aja..bener deh. Yep..this is another 'bestfriend turn into lover' story. I still love this kind of book. Kayak ceritanya Jo ama Emi di Pillow Talk-nya bang Christian juga, cuma kebalikannya. Di sini heroine-nya, si Kendra, unexperience dalam hal cowok and relationship. Nah hero-nya, si Javier, malah practically man-whore gitu. Makanya ga terlalu suka di early reading buku ini. Banyak makan atinya. Soalnya Kendra miserable banget di awal dengan one-sided love-nya. Jadi bawaannya pengen nabok Javi aja..bener deh. (view spoiler)[Long story short, Kendra udah jadi bestfriend Javi dari jaman sekolah sampai akhirnya mereka kerja bareng jadi manager di cafenya Javi, Tolstoy. Kendra udah lama suka sama Javi tapi ya gitu deyh..milih jadi latar aja dalam kehidupan Javi, jadi saksi hidupnya Javi gonta-ganti pasangan sama one night stander-nya, dengan harapan one day Javi bosen dengan free lifestyle-nya dan settle sama Kendra. Di suatu kejadian, Javi salah ngomong yang bikin Kendra sadar kalo Javi ga mungkin punya feeling sama sahabatnya sendiri dan akhirnya memutuskan untuk move on dengan resign dari Tolstoy dan pacaran sama Orion. Tapi yaa..dasar hatinya masih klepek-klepek sama Javi, Orion yang kasian deh cuma jadi rebound-nya Kendra aja. Sini deh buat gue Orion-nya *wink* Jealous ngeliat kebersamaan Kendra sama Orion, baru deh Javi sadar dia ada feeling sama sahabatnya itu dan dia ga rela Kendra makin deket sama Orion, yang akhirnya berujung dengan Orion mergokin mereka berdua cheating di belakang punggungnya. Yep..kelanjutannya silakan ditebak sendiri yak.. (hide spoiler)] Dari seri novel Jboyfriend berarti tinggal With You aja nih yang belom baca. Tapi susah euy nyarinya di toko buku. Udah cek ke beberapa Gramedia tapi ga nemu. di tb online juga stoknya udah pada kosong. Any idea? Penasaran nih sama love story-nya Jere. Dari semua paperdoll Jboyfriend, paling suka ama paperdoll-nya Jet sama Tere. Tere-nya di situ cantik and cute, sedangkan Jet terlihat seksi and cool abiz. Padahal ya kalo dipikir, harusnya yang paperdoll-nya paling cantik itu Devika. Secara dia artis gitu. Tapi punya Devika biasa aja dan malah terkesan tembem gitu. Yoweslah..gretongan inii.. Btw, novelnya abang Chris kok makin mahal aja nie.. ASOT 80.000 boo. Lumayan nipisin dompet hikz..

  14. 4 out of 5

    Stefanie Sugia

    "Mau sampe kapan halusinasinya, heh? Cowok kayak gitu nggak akan mengejar dan menahan lo pergi, bisik suara hatinya. Meskipun terdengar kejam, ucapan itu selalu benar. Terlalu benar dan tak bisa disangkal." Seperti biasa, Christian Simamora selalu berhasil menyuguhkan cerita yang menyenangkan dan menghibur—meskipun premis ceritanya cukup klise, yaitu tentang persahabatan yang bertumbuh jadi cinta. Akan tetapi dengan gaya tulisan khas Christian Simamora, ia berhasil membangun chemistry yang baik a "Mau sampe kapan halusinasinya, heh? Cowok kayak gitu nggak akan mengejar dan menahan lo pergi, bisik suara hatinya. Meskipun terdengar kejam, ucapan itu selalu benar. Terlalu benar dan tak bisa disangkal." Seperti biasa, Christian Simamora selalu berhasil menyuguhkan cerita yang menyenangkan dan menghibur—meskipun premis ceritanya cukup klise, yaitu tentang persahabatan yang bertumbuh jadi cinta. Akan tetapi dengan gaya tulisan khas Christian Simamora, ia berhasil membangun chemistry yang baik antar karakternya, dan membuat tema yang klise ini lebih menarik untuk dibaca. Dan penggemar tulisan Christian Simamora pastinya tahu kalau karakter utama cowok dalam bukunya selalu super hot; tidak lupa juga dengan adegan 'dewasa' yang terlibat dalam ceritanya. Karakter utama cowoknya, Javierone night stand dengan berbagai macam perempuan. Dan kemudian pembaca juga diperkenalkan dengan Kendra (yang lebih sering dipanggil Ken), sahabat Javi yang sudah bertahan dengan cowok itu bahkan sejak mereka masih kecil. Konflik yang terjadi selanjutnya pun sebenarnya juga cukup klise: Kendra punya perasaan lebih dari sahabat, namun sebaliknya dengan Javier; dilanjutkan dengan kemunculan orang 'ketiga' di antara keduanya. Entah mengapa, aku lebih menikmati paruh awal ceritanya yang menggambarkan dengan baik sekali persahabatan antara Javi dan Ken. Mereka terasa benar-benar menggenal satu sama lain, bertengkar lalu berbaikan dengan segera, dan persahabatan yang demikian terasa sangat manis :)) Sedangkan paruh keduanya, yang memang lebih menuju pada klimaks, malah membuatku kurang interest karena semuanya terasa predictable. Sebenarnya ending cerita ini juga cukup mudah ditebak, tetapi rasa penasaranku tentang bagaimana ceritanya akan berkembang membuatku bertahan membaca hingga akhir. Tentu saja, aku tidak akan spoil ending-nya di review ini; tapi mungkin kalian juga bisa menebak apa yang akan terjadi kalau kalian sudah cukup banyak membaca buku dengan tema yang serupa :D "Kendra menggerakkan kedua sudut bibirnya untuk tersenyum. Seolah ingin membuat Orion percaya, ini bukan masalah besar baginya. Seolah ingin meyakinkan dirinya juga bahwa dia harus mulai membuat prioritas jelas dalam hidup; pacar atau sahabatnya? Orang yang sedang belajar dicintai atau yang selama ini dia cinta, tapi terus-terusan membuatnya kecewa?".... Baca review selengkapnya di: http://www.thebookielooker.com/2015/0...

  15. 4 out of 5

    Caca Venthine

    Wo'oooo untuk ukuran orang yang selalu nunggu2 #jboyfriend ini, bisa dibilang gue agak telat ya baru baca sekarang. Dan kali ini kita bakal bertemu lagi dengan keluarga pengusaha yang hartanya gk akan habis walau 17 turubab, 18 belokan sekalipun, yap dia adalah VIMANA. Iya masih sodaraan sama si Jandro entuu *elap iler* Baiklah memang kalau dari segi cerita agak klise banget ya. Tentang persahabatan dari kecil, dan saling jatuh cinta diam-diam. Klise bukan? Iya klise. Tapi tetep aja cerita ini be Wo'oooo untuk ukuran orang yang selalu nunggu2 #jboyfriend ini, bisa dibilang gue agak telat ya baru baca sekarang. Dan kali ini kita bakal bertemu lagi dengan keluarga pengusaha yang hartanya gk akan habis walau 17 turubab, 18 belokan sekalipun, yap dia adalah VIMANA. Iya masih sodaraan sama si Jandro entuu *elap iler* Baiklah memang kalau dari segi cerita agak klise banget ya. Tentang persahabatan dari kecil, dan saling jatuh cinta diam-diam. Klise bukan? Iya klise. Tapi tetep aja cerita ini beda dari yang lain. Javier yang salah 1 keluarga Vimana ini gk mengikuti jejak saudara2 nya untuk terjun di perusahaan keluarga, dia justru membuka cafe sendiri yang tentu aja ditentang habis2an oleh ayahnya. Javier *oh my God ini namanya sexy abeezzzz* dan Kendra sahabatan dari kecil. Jav yang seperti lelaki normal lainnya ini gk pernah lepas dari yang namanya having sex, sex dan sex. Sementara Ken sendiri masih aja virgin. Disini bisa dibilang cuma Ken yang naksir Jav diam-diam. Sementara Jav tentu aja dong ya gk pernah berpikir kalau sahabatnya ini naksir dia. Sampai akhirnya Ken punya pacar bernama Orion, dan disinilah Jav mulai nunjukin kalau dia cemburu. Tapi ya namanya juga cowok tetep aja dia nyangkal kalo dia gk jeleous sekalipun. Hingga mereka akhirnya menyadari kalau saling jatuh cinta setengah idup hanya saja gk tau harus mulai dari mana. Sampai akhirnya, kejadian itu terjadi. Iyaa mereka ML gitu deh ya, dan terakhir, Orion cowoknya Ken nemuin mereka lagi begituan. Sumpah gk bisa bayangin yaa ngeliat pacar sendiri lagi ML sama orang lain ._. Lalu hubungan mereka gimana? Tentu aja Ken dan Orion putus. Dan Ken memutuskan untuk mnghilang dari kehidupan Jav, sampai akhirnya Jav pun mulai terjun ke perusahaan keluarganya itu dan lebih sering bolak balik Jakarta-SG. Hingga 4 bulan kemudian, mereke dipertemukan kembal. Yauda sih udah pada bisa nebak juga yekaann gimanaa endingnya :p Okee tentu aja yaa tulisan si babang ini sampe sekarang masih spesial banget di mata gue. Fresh dan nyenengin aja untuk dibaca. Dan tentu aja dengan #jboyfriend nya itu bikin mata klepek2. Dari yang senyum, ketawa, sampe dibikin ngakak bacanya. Ada aja tingkah laku Jav dan Ken yang lucu. Suka sama alur ceritanya, memang udah khas si babang banget ya bikin cerita kek gini. Walau cerita ini tetep aja gk bisa ngalahin AYCE (kan punya favorit masing2) tapi tetep aja suka suka dan suka sama alur ceritanya. And, ditunggu #jboyfriend yang lain babang ^^

  16. 4 out of 5

    Putri Aufa

    After a long time to wait, right after i finished my "Gulity pleasure", dan tau ada buku baru dari orang yang satu ini. 2 kata aja - gak sabar - OH MAN! JAVIER BUNGSU VIMANA bener-bener daaah. Beda sama #JBoyfriend yang lain yang pernah aku baca! (sayangnya, masih baru baca All you can eat, and Guilty pleasure sih :( hehehe). Semua-mua yang Vimana kayaknya emang agak hot, berduit, gemas, kind of bad boy, cool, weird, lucu, gimanee gitu =)) ) [COVER] Not bad. Tapi tidak semenarik All You Can Eat. T After a long time to wait, right after i finished my "Gulity pleasure", dan tau ada buku baru dari orang yang satu ini. 2 kata aja - gak sabar - OH MAN! JAVIER BUNGSU VIMANA bener-bener daaah. Beda sama #JBoyfriend yang lain yang pernah aku baca! (sayangnya, masih baru baca All you can eat, and Guilty pleasure sih :( hehehe). Semua-mua yang Vimana kayaknya emang agak hot, berduit, gemas, kind of bad boy, cool, weird, lucu, gimanee gitu =)) ) [COVER] Not bad. Tapi tidak semenarik All You Can Eat. Tapi tetap menarik sih. Walaupun sedikit bingung, sebelah mananya yang Javi di covernya? [BHS] Since i've read another 2 of JBoyfriend series, well. This one is my fav! Seriously, alay nya sedikit berkurang! Deskripsian tentang hal yang "a little too ashamed to tell" gak sebanyak buku lain yang udah dibaca. Gaya bahasanya, kayak bukan novel Indonesia. Pokoknya, this is soooo much better than the other books i've read! . [ISI] SOOOO MUCH BETTER THAN GUILTY PLEASURE AND ALL YOU CAN EAT! ABSOLUTELY . Gimana enggak. I've read some of NA books from west and this one, looks like them. Maksudku, gaya bahasanya, ceritanya, bukan kayak kebanyakan novel romance yang bikin aku give up setelah beberapa bab dibaca karena ceritanya yang cliché, mudah dibaca, dan aku yang nggak bisa dibikin hanyut dalam buku itu oleh sang penulis. Ini beda banget dari yang lain :') Cliché. Mungkin itu hal yang terbesit pertama ketika baca sinopsisnya. Friendzone. Elah. Tapi di buku ini, seriously, CS bisa bikin aku pas baca membatin, "Kok bisa ya orang ini kepikiran bikin kejadian kayak gini?/ Kata kayak gini?/ Pemikiran kayak gini?" yang kataku, lagi-lagi nggak kayak biasanya deh. Mirip novel NA luar gitulah, malah buat beberapa novel yang pernah tak baca, this one is better. Javi, tokoh utama yang ... greget! Kendra, cewek tokoh utama yang gak kalah greget. Dan anehnya, di buku ini, tokoh-tokoh lain pun berasa penting buat aku yang baca. Kayak, Orion, Nia, Laura, Mario, Mbak Sari, Nelson, Anjing Jake and Vierra, Sandra, Mas Boy, semuanya dah, beneran ada peran aneh sendiri-sendiri gitu. 2 kata aja menurut owe buat buku ini - Unpredictable ft. Loveable - ((for me ye. jangan salahin owe kalau yu tak suka. bhay))

  17. 5 out of 5

    Angelica Renatha

    Dear Bang Chris, Ini adalah buku kesekian J-boyfriend yang saya baca *Pardon me, being forgot with those number. Setiap J-Boyfriend selalu meninggalkan kesan mendalam setiap akhir menutup buku, biasanya dengan senyum-senyum sendiri. Tapi jujur baru kali ini saya ingin teriak saat sampai di halaman terakhir (tapi harus ditahan sampai jam kantor berakhir), tapi sayang bukan untuk teriak senang karena berakhir happy ending, Yah I always love the happy ever after, tapi saya cuma merasa ada yang salah Dear Bang Chris, Ini adalah buku kesekian J-boyfriend yang saya baca *Pardon me, being forgot with those number. Setiap J-Boyfriend selalu meninggalkan kesan mendalam setiap akhir menutup buku, biasanya dengan senyum-senyum sendiri. Tapi jujur baru kali ini saya ingin teriak saat sampai di halaman terakhir (tapi harus ditahan sampai jam kantor berakhir), tapi sayang bukan untuk teriak senang karena berakhir happy ending, Yah I always love the happy ever after, tapi saya cuma merasa ada yang salah saat sampai halaman akhir. Saat membolak-balik halaman demi halaman, menutup bukunya, merenungi lagi dan lagi akhirnya saya pada kesimpulan "I hate this guy" *sorry Javi, kadang kenyataan itu menyakitkan :( Mungkin diantara semua J-boyfriend, saya merasa dia PARAH. Maaf, bang Chris saya melibatkan perasaan pribadi, tapi saya bener-bener nggak suka sama Javi (tapi I'm still in love with you kok bang..hehehee). Kalo dijabarin kenapa saya nggak suka sama Javi, mungkin nggak akan pernah selesai saking bingungnya mau mulai dimana dan mau diakhiri dimana. Intinya, ini perasaan pribadi saya yang nggak suka dengan tipe cowok seperti ini. Mungkin bener kata orang, persahabatan cowok dan cewek adalah kisah kasih yang tertunda, beginilah kesimpulan yang saya ambil dari buku ini. Ken dan Javi, berteman sejak kecil dan kebersamaan mereka menimbulkan perasaan yang lebih dari sekedar suka antar teman. Walaupun sudah pasti bisa menebak kemana arah cerita berlanjut, tetap saja saya dikagetkan oleh cara penuturan dan penulisan bang Chris yang membuat hal biasa jadi luar biasa bahkan lebih. Membuat saya lebih berdebar-debar setiap membuka halaman baru. Endingnya pun bisa dibilang 'so sweet' banget. #impianparacewek I think that's all I can say. Sebenernya saya mau kasih lima bintang, tapi Javi menguranginya menjadi empat bintang. Tapi pasangan Ken dan Javi akan menjadi pasangan kesukaan saya selanjutnya, kita nggak mungkin membicarakan Ken tanpa Javi, begitu juga sebaliknya. Semangat Bang Chris untuk proyek selanjutnya. Kami tunggu untuk kejutan J-boyfriend berikutnya. with many thanks, Renatha

  18. 5 out of 5

    Haniva Dien

    Wohooo. Another JBoyfriend book. Sebenarnya saya tadinya mau beli Come on Over duluan, tapi gatau kenapa rada sangsi dan kemudian membaca review buku ini di salah satu blog buku, dan kemudian memutuskan membeli buku ini dibanding buku sebelumnya. Awal membaca saya rada rada ga ngerti dengan maksud judulnya. Tapi lama kelamaan saya baru ngeh, kalo ternyata cerita Kendra-Javi dijadikan ide cerita sebuah serial karangan sutradara Sarah X ( Masih ingat dengan Sarah di All You Can Eat? Yup. That's he Wohooo. Another JBoyfriend book. Sebenarnya saya tadinya mau beli Come on Over duluan, tapi gatau kenapa rada sangsi dan kemudian membaca review buku ini di salah satu blog buku, dan kemudian memutuskan membeli buku ini dibanding buku sebelumnya. Awal membaca saya rada rada ga ngerti dengan maksud judulnya. Tapi lama kelamaan saya baru ngeh, kalo ternyata cerita Kendra-Javi dijadikan ide cerita sebuah serial karangan sutradara Sarah X ( Masih ingat dengan Sarah di All You Can Eat? Yup. That's her). Ide cerita awalnya unik walau sebenarnya tema sahabat menjadi cinta sudah tidak asing lagi buat para penggemar romance. Bukan Christian Simamora namanya kalo ga bisa membumbui dan membungkus ide cerita ini lebih menarik lagi. Di buku kali ini, alur ceritanya lebih rapi dan konfliknya yang nendang. Dari semua seri sebelumnya, buku ini bagi saya buku yang paling bagus sih. Yah walau karakter Javi awalnya rada rada brengsek tapi aku tetep padamu lah. Dan karakter Javi sendiri menurut saya karakter yang paling normal dibanding JBoyfriend yang lain mwahaha. Maksudnya jika dibandingkan dengan Jandro, Jandro lebih suka dengan wanita yang lebih tua, Javi enggak. Jika dibandingkan dengan Julien yang sudah berumur 40 tahu, Javi masih muda muda aja. Jadi, maafkan aku ya Jandro, bahwa peringkat JBoyfriend pertamaku sudah digantikan oleh Javi. Hal yang bikin saya kasih nilai plus untuk buku ini adalah penulis juga berhasil menyelesaikan masalah karakter sampingan. Orion disini yang akhirnya gagal mendapatkan Kendra selamanya juga mendapatkan porsi penyelesaian masalah cintanya. Over all, saya cukup puas dengan buku Chrismor kali ini. 4 bintang untuk cerita cinta Javi dan Kendra xD Review lengkap : http://handifi-library.blogspot.com/2...

  19. 5 out of 5

    Naomi

    Another heart-melting book by Christian Simamora. Gue selalu suka sama buku-bukunya Christian Simamora, entah karena gaya penulisannya (yang tahu kapan harus pake EYD yang baik dan benar, dan kapan nggak) atau karena ceritanya (yang too relatable sampai bikin senyum-senyum sendiri di tempat umum) atau karena tokohnya (yang kelihatan perkembangan karakternya from chapter to chapter). Dan di buku ini, kalian akan dapet tiga-tiganya. I don't wanna give a spoiler, so I'm going to keep it brief. This Another heart-melting book by Christian Simamora. Gue selalu suka sama buku-bukunya Christian Simamora, entah karena gaya penulisannya (yang tahu kapan harus pake EYD yang baik dan benar, dan kapan nggak) atau karena ceritanya (yang too relatable sampai bikin senyum-senyum sendiri di tempat umum) atau karena tokohnya (yang kelihatan perkembangan karakternya from chapter to chapter). Dan di buku ini, kalian akan dapet tiga-tiganya. I don't wanna give a spoiler, so I'm going to keep it brief. This is a book about unicorn(s). Period. (untuk penjelasan apa itu "unicorn" akan kalian dapet eventually, saat kalian baca bukunya *wink*) What I Like: Gue suka pemilihan kata-katanya (DNF atau enggaknya novel yang gue baca sangat tergantung dari diksi penulisnya. And you clearly do not fail me, Abang!). Gue suka deskripsi perasaan tokoh-tokohnya yang sangat realistis. Gue suka perkembangan love story-nya yang nggak terlalu cepet dan nggak terlalu lambat. Gue suka witty banter diantara tokoh-tokohnya. And most of all, I love it when the supporting characters get their fair share of story too. What I Don't Like: Nada. Nothing. Zero. Nihil. (consider it a rare case. I usually find a thing or two–or more– to hate in a book). Sebenarnya gue benci warna pink, tapi itu alasan personal yang nggak masuk hitungan ya. Jadi, overall, 5/5 huge, sparkling,stars buat buku ini!

  20. 5 out of 5

    Winda

    I love the Peter Pan's thing - what I dont like, peran Orion yg terlalu sedikit, yah secara dia statusnya pacar gitu, bukan Mbak Sari, to be honest makin kebelakang jadinya malah simpati ke Orion dan bukan Javier. Gue rasa Javier emang jerk abis. Kendra? dont ask. I love the Peter Pan's thing - what I dont like, peran Orion yg terlalu sedikit, yah secara dia statusnya pacar gitu, bukan Mbak Sari, to be honest makin kebelakang jadinya malah simpati ke Orion dan bukan Javier. Gue rasa Javier emang jerk abis. Kendra? dont ask.

  21. 4 out of 5

    Julie Khoyul

    Setelah lama nggak ke toko buku dan selalu pesen lewat online shop, kemarin lusa itu pertama kalinya aku ke toko buku lagi setelah sekian bulan. Tadinya mau beli buku-buku baru yang rilis tahun ini, tapi ya Tuhan, buku baru yang ada di situ terakhir tahun 2015 beberapa gelintir. Antau malah 2014, uzur ya?. Jadi pengen memaki kasir-nya deh, setiap kali tanya buku ini sudah ada, buku itu sudah ada, jawabannya nggak ada semua. Tadinya mau beli bukunya Babang yang baru-baru eh cuma dapat ASOT aja. T Setelah lama nggak ke toko buku dan selalu pesen lewat online shop, kemarin lusa itu pertama kalinya aku ke toko buku lagi setelah sekian bulan. Tadinya mau beli buku-buku baru yang rilis tahun ini, tapi ya Tuhan, buku baru yang ada di situ terakhir tahun 2015 beberapa gelintir. Antau malah 2014, uzur ya?. Jadi pengen memaki kasir-nya deh, setiap kali tanya buku ini sudah ada, buku itu sudah ada, jawabannya nggak ada semua. Tadinya mau beli bukunya Babang yang baru-baru eh cuma dapat ASOT aja. Tapi aku sadar diri, kota kecil, terpencil yang aku tinggali nggak mungkin bisa dapat buku-buku baru. sekarang kembali ke sistem online. masuk ke review: ASOT, Javi dan Kendra cintanya kaya kucing, eh, kucing-kucingan. Iyalah namanya juga sahabat kalau jatuh cinta ya begitu. Nggak jujur salah, jujur juga salah. Nggak nggak patut dicontoh cuma bagian selingkuhnya saja. Ah nggak pengen bahas banyak-banyak, pasti semua orang sudah baca dan punya penilaian masing-masing. Cuma mau bilang, aku suka novel-novel Bang Chris. Genre Comedy Romance paling penting. yang lain belum sempat review. Eh, aku juga suka bungkar pasangnya (Paper doll) dibuat mainan keponakanku tu. Sudah gitu aja. Maaf Spoiler

  22. 4 out of 5

    Frans

    Bang Ian semakin berani dalam menulis novel dewasa. Buku pertama yang sanggup membuatku suka terhadap karyanya adalah Pillow Talk. Meskipun terdapat bagian yang cukup vulgar namun makna ceritanya masih mendominasi, cukup mendominasi lagi. Di buku ini, bagian tersebut menjadi hal yang rasanya ada yang kurang kalau tidak lebih dari bagian selingan saja. Reaksi pertama ketika membacanya, waw ga nyangka Bang Ian bakalan senekat ini tapi rasanya masih belum bisa menandingi paket komplit dari Pillow T Bang Ian semakin berani dalam menulis novel dewasa. Buku pertama yang sanggup membuatku suka terhadap karyanya adalah Pillow Talk. Meskipun terdapat bagian yang cukup vulgar namun makna ceritanya masih mendominasi, cukup mendominasi lagi. Di buku ini, bagian tersebut menjadi hal yang rasanya ada yang kurang kalau tidak lebih dari bagian selingan saja. Reaksi pertama ketika membacanya, waw ga nyangka Bang Ian bakalan senekat ini tapi rasanya masih belum bisa menandingi paket komplit dari Pillow Talk. Bagi yang pertama kali membaca novel ini atau karangan Bang Ian ada baiknya membaca Pillow Talk terlebih dahulu karena buku itulah yang membuat saya yakin bahwa kelak akan ada novel "paket komplit" dari Bang Ian lagi kedepannya. Buku ini masih masuk kategori keren sama seperti saudaranya yang lain, hanya saja ceritanya kurang kuat sehingga yang saya ingat samapai sekarang kebanyakan bagian vulgarnya. Tapi seperti yang dikatakan Bang Ian, kita harus berani beda jika ingin bertahan hidup di industri ini. Cool book anyway, bang. Still waiting for another "paket komplit" novel from you.

  23. 5 out of 5

    Windya Faradisa

    Dari semua yang seri jboyfriend yang udah saya baca (Pillow Talk, Good Fight, With You, AYCE sama ASOT ini) cuma AYCE sama ASOT ini yang berani saya kasih 5 bintang. Malahan saya takut, selama ini favorit saya tuh AYCE. Saya takut AYCE digeser sama ASOT ini. hahaha. . . Tema ceritanya sama kayak Pillow Talk, tapi saya lebih suka sama ASOT ini karena ceritanya lebih seger dan sangat mengalir. Ditambah ada hubungannya dengan Peter Pan yang saya langsung mikir buat beli bukunya haha. untuk para tokohn Dari semua yang seri jboyfriend yang udah saya baca (Pillow Talk, Good Fight, With You, AYCE sama ASOT ini) cuma AYCE sama ASOT ini yang berani saya kasih 5 bintang. Malahan saya takut, selama ini favorit saya tuh AYCE. Saya takut AYCE digeser sama ASOT ini. hahaha. . . Tema ceritanya sama kayak Pillow Talk, tapi saya lebih suka sama ASOT ini karena ceritanya lebih seger dan sangat mengalir. Ditambah ada hubungannya dengan Peter Pan yang saya langsung mikir buat beli bukunya haha. untuk para tokohnya pun, gak ada yang saya gak suka. Javi, Kendra, dan Orion yang sifatnya berlawanan namun masing-masing memiliki khas dan karakter sendiri yang dengan mudah bikin saya ngerasa 'wow' dengan ketiganya. . ada satu adegan yang saya gak paham banget. dari romantis-romantisan tiba-tiba jadi cegukan. how can it happen??? hahah. untungnya gak mengurangi keseruan di buku ini menurut saya wkwk . . saya jadi gak sabar buat baca buku yang tersisa dari jboyfriend. hahaha

  24. 4 out of 5

    Natha

    Apa aku menyukainya? Hmm, sejujurnya tema yang mengangkat kisah si perempuan dan si lelaki yang awalnya sepasang teman lalu berubah menjadi cinta itu banyak. Banyak banget malah. Layaknya kita sadar kalau persahabatan antara lelaki dan perempuan sulit untuk tidak menyelipkan cinta di sana. Bohong kalau tidak ada sayang kalau selalu bersama saat suka maupun sedih. Teman tapi mesra. Apa&apa bersama. Sulit untuk disangkal kalau di luar sana banyak kisah-kisah semacam ini bertebaran dan korban hatiny Apa aku menyukainya? Hmm, sejujurnya tema yang mengangkat kisah si perempuan dan si lelaki yang awalnya sepasang teman lalu berubah menjadi cinta itu banyak. Banyak banget malah. Layaknya kita sadar kalau persahabatan antara lelaki dan perempuan sulit untuk tidak menyelipkan cinta di sana. Bohong kalau tidak ada sayang kalau selalu bersama saat suka maupun sedih. Teman tapi mesra. Apa&apa bersama. Sulit untuk disangkal kalau di luar sana banyak kisah-kisah semacam ini bertebaran dan korban hatinya, ehem, mayoritas pastilah si perempuan. Untuk orang-orang di luar sana yang merasa pernah menjadi tokoh-tokoh di situasi mirip dengan Javi dan Kendra, buku ini cocok untuk kalian baca. Sedang buatku pribadi, aku suka endingnya. Tetapi awal hingga ketengah, harus kuakui aku susah menemukan muse untuk terus membaca. Tetapi karena didasarkan omongan seorang teman, akhirnya bisa selesai juga. Dan kini aku penasaran dengan seri keluarga Vimana yang lainnya. Hmm, maybe next time ya.

  25. 5 out of 5

    Evi

    3.5 stars Sebenarnya tema ceritanya sederhana (bisa dibilang klise), tentang cowo-cewe yang sudah dari kecil bersahabat tapi diam-diam si cewe (Kendra) jatuh cinta sama sang cowo (Javier). Javier awalnya gak sadar bahwa diapun sebenarnya suka sama Kendra sampai akhirnya sahabatnya itu menjalin hubungan dengan cowo lain. Walau temanya klise banget tapi penulis lumayan mengemasnya dengan manis, hangat & lucu. Walau jujur saja saya sempat kecewa ketika Kendra menghianati kekasihnya yang baik & sabar 3.5 stars Sebenarnya tema ceritanya sederhana (bisa dibilang klise), tentang cowo-cewe yang sudah dari kecil bersahabat tapi diam-diam si cewe (Kendra) jatuh cinta sama sang cowo (Javier). Javier awalnya gak sadar bahwa diapun sebenarnya suka sama Kendra sampai akhirnya sahabatnya itu menjalin hubungan dengan cowo lain. Walau temanya klise banget tapi penulis lumayan mengemasnya dengan manis, hangat & lucu. Walau jujur saja saya sempat kecewa ketika Kendra menghianati kekasihnya yang baik & sabar (Orion) dengan 'making love' with Javi. Satu hal yang sempat bikin saya jengkel adalah karena dengan jelasnya Kendra mengakui ke Javi bahwa walau dia berselingkuh dengan Javi dia tidak mau memutuskan hubungannya dengan Orion. Ampun deh, egois banget.. Tapi ending-nya lumayan manis, lumayan bisa melipur kekesalan saya, hehee.. :)

  26. 5 out of 5

    Viktoria

    OH. MY. GOSH. Fix! Javi jadi idaman pertama #JBoyfriend saya dan (sepertinya akan) menggeser Jet di hati saya. Uh, maafin aku, Jethro, I can’t resist you but I can’t resist Javier more #halah Dan Kendra Rey, uh, fix jadi karakter wanita #JBoyfriend favorit saya lagi. Ya mau gimana...ini pasangan cute bikin geregetan gemas gimana gituuu! Anyway, ini #JBoyfriend yang saya suka banget deh. Plotnya bisa dibilang rapi, adegan dan dialog Javi-Kendra bener-bener nunjukin mereka akrab dan deket, lucunya d OH. MY. GOSH. Fix! Javi jadi idaman pertama #JBoyfriend saya dan (sepertinya akan) menggeser Jet di hati saya. Uh, maafin aku, Jethro, I can’t resist you but I can’t resist Javier more #halah Dan Kendra Rey, uh, fix jadi karakter wanita #JBoyfriend favorit saya lagi. Ya mau gimana...ini pasangan cute bikin geregetan gemas gimana gituuu! Anyway, ini #JBoyfriend yang saya suka banget deh. Plotnya bisa dibilang rapi, adegan dan dialog Javi-Kendra bener-bener nunjukin mereka akrab dan deket, lucunya dapet (oh, nggak tau deh udah ada berapa kali saya ketawa ngakak), sedihnya dapet walaupun untungnya nggak bikin nangis bombay, dan tegangnya juga dapet (walaupun ada bagian yang sempat hancur karena jadi ketawa: pas bagian Orion ditabrak cabe-cabean, hahaha!)♡♡♡ Review lengkap: http://noteabook.blogspot.com/2015/01...

  27. 4 out of 5

    Arief

    First of all, thank you for the giveaway. Ini adalah buku kedua dari Christian Simamora yang saya baca, sekaligus buku kedua #JBoyfriend yang saya baca setelah Guilty Pleasure (Gepe). Bahasanya gak se-lebay Gepe (which means good), namun tetep terjaga ciri khas dalam penulisannya obviously. Jadinya tetep baca terus-menerus. Spoiler alert. Agak kurang masuk akal aja sih, that you can just fucked up your bestfriend, apalagi dikondisinya yang sudah punya gandengan. Whatever it is, mungkin saya pribadi First of all, thank you for the giveaway. Ini adalah buku kedua dari Christian Simamora yang saya baca, sekaligus buku kedua #JBoyfriend yang saya baca setelah Guilty Pleasure (Gepe). Bahasanya gak se-lebay Gepe (which means good), namun tetep terjaga ciri khas dalam penulisannya obviously. Jadinya tetep baca terus-menerus. Spoiler alert. Agak kurang masuk akal aja sih, that you can just fucked up your bestfriend, apalagi dikondisinya yang sudah punya gandengan. Whatever it is, mungkin saya pribadi aja yang gak tahu bahwa memang gak ada aturan bahwa 'you can't do one night stand or two with your goddamn best friend, for God's sake!' I don't consider this story ended up as a happy ending, but, a sweet ending.

  28. 5 out of 5

    Shefrina Noventsia

    Gue sejujurnya bukan pengikut setia #jboyfriend, bahkan sejauh ini gue baru baca pillow talk, good fight, sama as seen on tv :p Tapi, gua selalu puas sama ceritanya, termasuk sama yang ini. Kisahnya klise sih soal sahabat yang suka sama sahabat sendiri. Biarpun gitu tetep aja alurnya gak ngebosenin dan jadi pengen baca terus tiap halamannya. Baca buku Christian Simamora ini bisa bikin senyum senyum sendiri, karena sikap Kendra ataupun Javi tuh berasa nyata. Agak kurang di bagian ending buat Orion Gue sejujurnya bukan pengikut setia #jboyfriend, bahkan sejauh ini gue baru baca pillow talk, good fight, sama as seen on tv :p Tapi, gua selalu puas sama ceritanya, termasuk sama yang ini. Kisahnya klise sih soal sahabat yang suka sama sahabat sendiri. Biarpun gitu tetep aja alurnya gak ngebosenin dan jadi pengen baca terus tiap halamannya. Baca buku Christian Simamora ini bisa bikin senyum senyum sendiri, karena sikap Kendra ataupun Javi tuh berasa nyata. Agak kurang di bagian ending buat Orion, harusnya bisa lebih dijelasin lagi aja. Dulu sempet jatuh cinta sama tokoh Jet, sekarang jatuh cinta juga sama tokoh Javi <3 Cuma paperdoll Javi bagi gue agak gak sesuai yah sama bayangan gue tentang Javi hahahaha :p Jadi, selamat membaca dan selamat jatuh cinta :))))))))))

  29. 4 out of 5

    Cherry Manopo

    Yiipppiiee ini seri Jboyfriend kesukaan juga selain good fight, tentang Javi si bungsu keluarga Vimana, iya Vimana yg tajir itu.. eits dia ga berkecimpung di bisnis Vimana tapi buka cafe sendiri dan dia punya sahabat Kendra, cewek yang digambarin biasa, dan suka bikin OOAK doll yg dijual di ebay. Suka karena walopun ceritanya klise, sahabat jadi cinta, tapi kerasa bgt pergolakan batin dan emosi mereka(kata2 aku kok gini banget) saat touring ke Bandung bareng Shylock club gitu dan ada intermezo c Yiipppiiee ini seri Jboyfriend kesukaan juga selain good fight, tentang Javi si bungsu keluarga Vimana, iya Vimana yg tajir itu.. eits dia ga berkecimpung di bisnis Vimana tapi buka cafe sendiri dan dia punya sahabat Kendra, cewek yang digambarin biasa, dan suka bikin OOAK doll yg dijual di ebay. Suka karena walopun ceritanya klise, sahabat jadi cinta, tapi kerasa bgt pergolakan batin dan emosi mereka(kata2 aku kok gini banget) saat touring ke Bandung bareng Shylock club gitu dan ada intermezo cerita yg lain ttg sahabat jd cinta juga.. Pokonya seru kerasa bgt deh ada cemburu2nya. Satu lagi yg paling aku suka mereka punya 2 doggy. How cute? Paling seru sambil denger lagu Best Friend - Jason Chen. Good job CS!

  30. 5 out of 5

    Andina Sholekhah putri

    “Yang membuatmu patah hati sebenarnya bukan cinta,melainkan besarnya harapan yang kau pertaruhkan untuknya.” ― Christian Simamora, As Seen On TV So classy..suka sama alur cerita di buku ini, entah kenapa setiap quote pada bab di buku ini sedikit banyak mewakili perasaan saya. Ken dan Javi...dari dulu wanita dan pria memang diciptakan berbeda (yaiyalah! :p ) pola pikir dan cara pemahaman wanita dan pria sangat bertentangan. Bukan menuntut untuk selalu ingin dimengerti..tapi untuk bisa saling memah “Yang membuatmu patah hati sebenarnya bukan cinta,melainkan besarnya harapan yang kau pertaruhkan untuknya.” ― Christian Simamora, As Seen On TV So classy..suka sama alur cerita di buku ini, entah kenapa setiap quote pada bab di buku ini sedikit banyak mewakili perasaan saya. Ken dan Javi...dari dulu wanita dan pria memang diciptakan berbeda (yaiyalah! :p ) pola pikir dan cara pemahaman wanita dan pria sangat bertentangan. Bukan menuntut untuk selalu ingin dimengerti..tapi untuk bisa saling memahami. Meski novel ini memiliki alur cerita yang mungkin banyak dialami orang (kecuali saya), tapi saya suka dengan quote di setiap bab nya. Worth to read few times :D “Tidak perlu pisau untuk membunuh cinta. Yang kamu butuhkan hanya ucapan perpisahan.” ― Christian Simamora, As Seen On TV

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.